Karangtarunanews.com – SUKABUMI, Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kabupaten Sukabumi mengatasi permasalahan kelangkaan serta kenaikan harga gas elpiji 3 kilogram (gas melon) yang terjadi di wilayah Sukabumi Selatan. Harga di tingkat pengecer dilaporkan melonjak drastis hingga mencapai Rp30 ribu per tabung, sementara pasokan juga sulit didapatkan masyarakat.
Kepala Disdagin Kabupaten Sukabumi, Dani Tarsoni, menyatakan bahwa pihaknya telah melakukan koordinasi cepat dengan Hiswana Migas dan Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) untuk menelusuri akar masalah dan mencari solusi. “Kami telah berkomunikasi dengan pihak terkait dan memastikan mereka mengetahui kondisi aktual di lapangan,” ujarnya pada hari Rabu (1/4).
Berdasarkan hasil pemantauan sementara, kelangkaan dan kenaikan harga dipicu oleh lonjakan permintaan masyarakat yang mencapai dua kali lipat dari biasanya. Kondisi ini bertepatan dengan momen hari raya dan masa cuti bersama, yang juga menyebabkan indikasi panic buying di kalangan warga. “Saat ini Hiswana Migas sedang menjajaki langkah untuk menambah pasokan guna memenuhi kebutuhan yang meningkat secara signifikan,” jelas Dani.
RED/TIM













