Karangtarunanews.com |SUKABUMI, Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Sukabumi menegaskan komitmennya untuk tidak hanya memfokuskan upaya pada pembenahan jaringan jalan, melainkan juga pemulihan, pemeliharaan, dan rekonstruksi infrastruktur jembatan di seluruh wilayah.
Kepala Dinas PU Kabupaten Sukabumi, Uus Pirdaus, menjelaskan bahwa jembatan merupakan simpul vital konektivitas antarwilayah yang menentukan kelancaran mobilitas warga maupun rantai pasok perekonomian daerah.
“Jalan bagus kalau jembatan jelek tetap tidak terhubung. Jadi, setiap ada penanganan jalan, jembatan pun ikut ditangani,” ujar Uus di sela pergelaran Sukabumi Expo 2026, Kamis (10/9/2026).
Uus menyampaikan seluruh jembatan yang terdampak kerusakan akibat bencana alam telah rampung ditangani 100 persen. Tantangan berikutnya adalah merekonstruksi jembatan yang sudah berusia tua dan mengalami penurunan fungsi struktur, salah satunya Jembatan Cikaso di ruas Jampangkulon–Ciguyang.
“Jembatan seperti Cikaso kondisinya sudah tua dan harus direkonstruksi. Saat ini sedang disusun Dokumen Rencana Teknis (DED), dan insyaallah pada tahun 2027 akan dilakukan penanganannya,” jelasnya.
Ia menegaskan pembangunan jalan dan jembatan harus berjalan beriringan. Kualitas jalan yang baik tidak akan memberikan manfaat maksimal apabila akses penghubung berupa jembatan masih bermasalah.
Selain penanganan kerusakan, Dinas PU juga terus melakukan rekonstruksi, rehabilitasi, serta pemeliharaan rutin sejumlah ruas jalan. Diharapkan, pembangunan jembatan yang kokoh mampu memperkuat konektivitas antarwilayah sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi dan kelancaran mobilitas masyarakat Kabupaten Sukabumi.













