Karangtarunanews.com | SUKABUMI, Palang besi pengaman Jembatan Cikarang di ruas jalan kabupaten Pasiripis–Ciracap diduga dicuri. Hilangnya bagian pengaman tersebut membuat sisi jembatan yang membentang di atas Sungai Cikarang menjadi terbuka dan berisiko bagi seluruh pengguna jalan.
Jembatan ini menghubungkan Desa Pasiripis, Kecamatan Surade, dengan Desa Ciracap, Kecamatan Ciracap. Sisi timur jembatan masuk wilayah Desa Pasiripis, sedangkan sisi barat berada di wilayah Desa Ciracap.
Berdasarkan informasi yang diterima, palang besi yang hilang berada di sisi kiri maupun kanan jembatan, masing-masing diperkirakan sepanjang sekitar empat meter. Padahal, palang tersebut berfungsi sebagai pengaman vital bagi pejalan kaki maupun pengendara yang kehilangan kendali. Tanpa pengaman, jembatan ini menjadi rawan kecelakaan, terlebih jalur tersebut merupakan akses utama yang sering dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat.
Warga sekitar mengaku khawatir, terutama saat malam hari maupun ketika hujan turun yang membuat permukaan jalan menjadi licin.
“Kalau tidak ada palangnya bahaya. Apalagi kalau hujan, jalan licin. Takutnya ada yang terperosok ke sungai,” ujar Uceh Suparman (50), warga Desa Ciracap, Selasa (8/9/2026).
Kepala UPTD PU Wilayah Jampangkulon, Abdul Aziz, membenarkan telah menerima laporan terkait kejadian tersebut.
“Betul, kami baru saja mendapat informasi dari warga. Insya Allah akan kami usulkan untuk penanganan tindak lanjutnya,” kata Abdul Aziz.
Pihaknya mengimbau seluruh pengguna jalan yang melintasi jembatan ini untuk lebih berhati-hati, terutama pada malam hari maupun saat kondisi jalan licin. Sebagai langkah pengamanan sementara, Dinas PU akan memasang batang bambu untuk menutup bagian yang terbuka hingga penggantian palang besi dapat direalisasikan.
RED/REY













