Karangtarunanews.com | SUKABUMI — Dalam upaya memastikan seluruh masyarakat memperoleh hak atas dokumen administrasi kependudukan, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Sukabumi menghadirkan pelayanan jemput bola melalui sosialisasi sekaligus perekaman KTP-el bagi pelajar pemula dan warga penyandang disabilitas.
Kegiatan pertama dilaksanakan di SMAS AT-TIJAAROH, Desa Cikahuripan, Kecamatan Kadudampit. Petugas memberikan sosialisasi pentingnya kepemilikan dokumen kependudukan sekaligus melakukan perekaman KTP-el bagi siswa yang telah memenuhi syarat sebagai wajib KTP. Pelayanan ini menjadi wujud nyata Disdukcapil dalam memastikan setiap warga yang memasuki usia wajib KTP memiliki identitas kependudukan yang sah dan dapat digunakan untuk berbagai kebutuhan pelayanan publik.
Selain di lingkungan sekolah, tim Disdukcapil juga mendatangi warga penyandang disabilitas, Supardi, di kediamannya di Desa Cibaregbeg, Kecamatan Sagaranten. Perekaman dilakukan secara langsung di tempat tinggal guna memberikan kemudahan akses layanan bagi masyarakat yang memiliki keterbatasan mobilitas.
Petugas pelayanan lapangan menegaskan bahwa kegiatan jemput bola ini merupakan komitmen pemerintah dalam mendekatkan pelayanan administrasi kependudukan kepada masyarakat.
“Melalui pelayanan jemput bola, kami berupaya memastikan seluruh masyarakat dapat memperoleh haknya atas dokumen kependudukan. Selain menyasar pelajar pemula yang memasuki usia wajib KTP, pelayanan ini juga diberikan kepada warga penyandang disabilitas agar tetap dapat mengakses layanan adminduk dengan mudah,” ungkap petugas di lokasi kegiatan.
Pelayanan jemput bola menjadi salah satu strategi Disdukcapil dalam meningkatkan cakupan kepemilikan dokumen kependudukan sekaligus mendukung terwujudnya tertib administrasi kependudukan di Kabupaten Sukabumi. Disdukcapil berharap semakin banyak masyarakat yang memiliki dokumen kependudukan lengkap dan akurat sehingga dapat mengakses berbagai layanan publik secara optimal. Ke depannya, Disdukcapil akan terus mengembangkan pelayanan yang responsif, inklusif, dan mudah dijangkau oleh seluruh lapisan masyarakat, termasuk kelompok rentan dan penyandang disabilitas.
RED/REY













