Karangtarunanews.com |SUKABUMI – Pemerintah Kabupaten Sukabumi melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) memberikan dukungan penuh terhadap pengembangan Industri Kecil dan Menengah (IKM) garam di Desa Buniasih, Kecamatan Tegalbuleud. Upaya ini menjadi bagian dari program strategis dinas untuk meningkatkan kualitas dan daya saing produk garam lokal.
Kepala Disdagin Kabupaten Sukabumi melalui Penyuluh Perindustrian Kabupaten Sukabumi, Dhany Haryanto, menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan koordinasi dengan pelaku IKM garam, termasuk Koordinator IKM Garam Buniasih, H. Salamun. Pengembangan IKM garam ini telah masuk ke dalam rencana strategis Disdagin dan akan mulai dilaksanakan pada periode tahun 2027–2028.
“Ke depan kami akan melakukan berbagai bentuk pembinaan dan pendampingan, mulai dari fasilitasi pemenuhan Standar Nasional Indonesia (SNI), pengurusan izin BPOM, bantuan peralatan dan mesin produksi, sertifikasi halal, hingga program pendukung lainnya guna meningkatkan kualitas serta kuantitas produksi garam di Kabupaten Sukabumi,” ujar Dhany.
Pengembangan IKM Garam Buniasih juga menargetkan capaian yang lebih luas, yaitu agar produk garam lokal mampu menjadi pemasok utama kebutuhan garam dapur bagi masyarakat di wilayah Kabupaten dan Kota Sukabumi. Selain itu, hasil produksi garam lokal diharapkan dapat menyuplai kebutuhan berbagai Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang tersebar di wilayah Kabupaten dan Kota Sukabumi, sebagai bagian dari penguatan rantai pasok pangan daerah.
“Target kami, garam produksi Sukabumi mampu memenuhi kebutuhan garam dapur di wilayah Kabupaten maupun Kota Sukabumi, termasuk menjalin kerja sama penyediaan garam bagi SPPG di seluruh wilayah. Semoga program ini berjalan lancar dan mendapat dukungan segenap pemangku kepentingan,” tegas Dhany.













