Karangtarunanews.com | SUKABUMI, Kekayaan flora dan fauna bukan sekadar kebanggaan identitas bangsa, melainkan fondasi utama keseimbangan ekosistem yang menopang seluruh aspek kehidupan, termasuk roda ekonomi dan pembangunan daerah.
Dalam rangka memperingati Hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional yang jatuh pada 5 November 2026, Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kabupaten Sukabumi mengajak seluruh masyarakat meningkatkan kepedulian terhadap kelestarian alam.
Kepala Disdagin Kabupaten Sukabumi, Dani Tarsoni, ST., MT., menyampaikan bahwa kelestarian lingkungan adalah tanggung jawab bersama. Ekosistem yang sehat menjadi prasyarat utama pembangunan daerah yang berkelanjutan di masa depan.
“Peringatan Hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional ini menjadi momentum penting untuk mempertegas kesadaran bersama. Mari kita jaga kelestarian flora dan fauna nasional sebagai bagian tak ternilai dari kekayaan alam Indonesia,” ujar Dani Tarsoni.
Di tengah dinamika pertumbuhan industri dan perdagangan, Disdagin menegaskan bahwa kemajuan ekonomi tidak boleh mengorbankan kelestarian lingkungan. Langkah nyata dapat dimulai dari hal-hal sederhana: mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, menjaga kebersihan lingkungan, serta tidak merusak habitat satwa di sekitar kita.
“Keseimbangan alam terjaga berkat sinergi antara aktivitas masyarakat dan upaya pelestarian lingkungan. Inilah kunci kehidupan yang harmonis dan pembangunan yang berkelanjutan di Kabupaten Sukabumi,” tambahnya.













