Menu

Mode Gelap

Desa · 19 Des 2025 05:14 WIB ·

INSIDEN IBU BARU LAHIRAN TERPANDAU KARENA JALAN RUSAK, DINAS PU DAN DPRD SUKABUMI SIAP TANGANI


 INSIDEN IBU BARU LAHIRAN TERPANDAU KARENA JALAN RUSAK, DINAS PU DAN DPRD SUKABUMI SIAP TANGANI Perbesar

Karangtarunanews.comSUKABUMI,  Insiden seorang ibu baru lahiran di Desa Bangbayang, Kecamatan Tegalbuleud, yang terpaksa ditandu warga sejauh sekitar 4 kilometer akibat pendarahan pasca melahirkan karena akses jalan rusak parah, telah mendapatkan perhatian serius dari Pemerintah Kabupaten Sukabumi dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sukabumi.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Sukabumi, Uus Firdaus, memastikan bahwa ruas jalan Kabupaten Cibugel–Bangbayang yang mengalami kerusakan parah telah masuk dalam pantauan khusus dan akan segera dilakukan intervensi. Namun, skala dan luasnya penanganan akan disesuaikan dengan ketersediaan anggaran yang ada.

“Akan segera diintervensi, hanya saja volume dan panjang penanganan nantinya tergantung pada anggaran yang tersedia,” ujar Uus.

Menurutnya, penentuan prioritas pembangunan jalan di Kabupaten Sukabumi mengacu pada hasil Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) serta kriteria tingkat kerusakan. Ruas jalan yang menghambat akses vital seperti layanan kesehatan, pendidikan, dan aktivitas ekonomi masyarakat akan mendapat perhatian utama.

“Sangat krusial dan tingkat kerusakan yang berdampak langsung pada kegiatan masyarakat, seperti ekonomi dan kesehatan, akan menjadi skala prioritas utama dalam penanganan,” tambahnya.

Uus juga mengungkapkan tantangan besar terkait pembiayaan infrastruktur jalan. Berdasarkan kajian teknis, untuk membuat seluruh jalan kabupaten di Sukabumi dalam kondisi mantap dibutuhkan dana mencapai Rp 1,3 triliun, angka yang jauh melampaui kemampuan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) saat ini.

“Kami terus berusaha mendapatkan bantuan alokasi dana dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat maupun Pemerintah Pusat. Bupati telah menginstruksikan untuk segera menginventarisasi dan melakukan kajian mendalam terkait jalan-jalan yang mendesak. Jika hanya mengandalkan APBD Kabupaten akan sangat berat,” jelasnya.

Senada dengan itu, Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi, Budi Azhar Mutawali, menyatakan bahwa ruas jalan Cibugel–Bangbayang termasuk dalam kategori yang mendesak untuk segera ditangani. Namun, upaya perbaikan dihadapkan pada kendala keterbatasan fiskal daerah, terutama setelah adanya pemangkasan anggaran yang berdampak pada penanganan perbaikan infrastruktur.

“Kita akan melihat potensi dan melakukan kajian kembali dari sisi prioritas dan ketersediaan anggaran. Memang ada keterbatasan dan pemangkasan anggaran saat ini yang perlu kita sesuaikan,” ungkap Budi.

Ia menegaskan bahwa DPRD akan terus mengawal proses perencanaan dan penganggaran agar perbaikan jalan di wilayah Tegalbuleud tidak tergeser dari jadwal prioritas.

“Semoga di tahun 2026 anggarannya tersedia untuk melakukan perbaikan menyeluruh. Sebelumnya di ruas tersebut sebenarnya sudah pernah dilakukan penanganan perbaikan, namun perlu tindakan lebih komprehensif untuk menjamin akses yang aman,” pungkasnya.

RED/TIM

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 10 kali

Baca Lainnya

DPU dan P2BK Bergerak Cepat, Pulihkan Akses Jalan Tertutup Longsor di Purabaya

7 April 2026 - 19:32 WIB

DPU Sukabumi Percepat Pemulihan Akses Jalan Terdampak Longsor di Wilayah Selatan

7 April 2026 - 02:57 WIB

Pembersihan Longsor Dikebut, Akses Jalan Purabaya-Jampang Tengah Mulai Dibuka

7 April 2026 - 02:49 WIB

Gelar Halal Bihalal, Dinas PU Sukabumi Tekankan Komitmen Pembangunan Infrastruktur

6 April 2026 - 19:40 WIB

PENGUATAN BIROKRASI, DISDAGIN KABUPATEN SUKABUMI SIAP DORONG KINERJA PERDAGANGAN DAN INDUSTRI DAERAH

2 April 2026 - 18:19 WIB

Bupati Sukabumi Minta Dinas PU Lebih Responsif Hadapi Keluhan Infrastruktur

2 April 2026 - 03:02 WIB

Trending di DPU KABUPATEN SUKABUMI