Menu ✖

Mode Gelap

Dinas Pu · 3 Apr 2024 05:12 WIB ·

Perbaikan Infrastruktur Darurat: Dinas PU Sukabumi Hadirkan Alternatif Jalan di Desa Cibuntu


 Perbaikan Infrastruktur Darurat: Dinas PU Sukabumi Hadirkan Alternatif Jalan di Desa Cibuntu Perbesar

karangtarunanews.com –SUKABUMI, Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Sukabumi sudah memulai pembangunan jalan darurat sebagai alternatif untuk pengganti ruas jalan kabupaten yang amblas di Kampung Cisepan, Desa Cibuntu, Kecamatan Simpenan.

Kepala UPTD PU Wilayah IV Palabuhanratu, Edi Mulyadi, mengatakan, pembangunan jalan darurat tersebut dimulai sejak hari Sabtu 30 Maret 2024 dan dipastikan di momen mudik Lebaran 2024 bisa jadi akses alternatif bagi transportasi darat masyarakat.

“Jadi pembangunan jalan itu dipindahkan streking dari yang longsor ke sebelahnya. Sekarang sudah perkerasan tinggal dipadatkan. Mesinnya sudah di lokasi,” kata Edi.

Menurut Edi, jalan darurat tersebut memiliki panjang 50 meter dan lebar 4 meter dengan kontruksi pemadatan bakal memakai sistem telford dan di atasnya dihampar beskos untuk kemudian dipadatkan memakai mesin gilas atau stum 6- 8 ton.

Tak hanya itu, pihaknya juga akan memperbaiki saluran drainase sebagai tindakan antisipasi agar jalan darurat itu tidak terkena amblas susulan karena air hujan.

“Air hujan nanti akan kesaluran yang ada, biar air gak ngalir ke area yang amblas dan menimbulkan longsoran susulan yang lebih besar lagi,” jelasnya.

Alat berat milik Dinas PU Kabupaten Sukabumi siap padatkan jalan darurat.Alat berat stum milik Dinas PU Kabupaten Sukabumi siap padatkan jalan darurat.

Menurut Edi, progres penanganan perkerasan sementara jalan darurat ini sudah hampir 100 persen dan sejak hari Selasa 2 April 2024 sudah bisa dilintasi kendaraan roda empat.

“Pembebasan tanah untuk jalan darurat tersebut dilakukan oleh pihak desa Mekarsari dan desa Cibuntu serta pak camat. Untuk anggaran BPBD, dan PU yang menyediakan alat berat serta melakukan pengerjaannya,” kata Edi.

Adapun tindak lanjut untuk perbaikan jalan utama yang amblas menurutnya harus diadakan pengkajian terlebih dahulu terkait keadaan kontur tanahnya. “Dan harus di beton apa di beronjong area disitu,” tandasnya.

Red/SNI

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 8 kali

Baca Lainnya

PERKUAT KETAHANAN PANGAN, SATGAS TMMD KE-130 TANAM SAYURAN DAN BAGIKAN BIBIT KEPADA WARGA MEKARJAYA

18 Oktober 2026 - 19:10 WIB

DISDUKCAPIL KABUPATEN SUKABUMI OPTIMALKAN PELAYANAN ADMINDUK MELALUI POLA JEMPUT BOLA KE TINGKAT DESA

12 Oktober 2026 - 18:41 WIB

REHABILITASI JEMBATAN CIDAGE DI NYALINDUNG CAPAI 50 PERSEN, PENGECORAN TIANG TENGAH SEDANG DIKERJAKAN

30 September 2026 - 05:02 WIB

BUKA FESTIVAL BONSAI DI JAMPANGTENGAH, BUPATI: BONSAI BERPOTENSI DORONG EKONOMI KREATIF DAN PARIWISATA DAERAH

20 September 2026 - 20:00 WIB

AKSELERASI PRIORITAS PEMBANGUNAN, DPRD DAN PEMKAB SUKABUMI SEPAKATI RAPERDA PERUBAHAN APBD TAHUN ANGGARAN 2026

16 September 2026 - 19:50 WIB

PERINGATI HARI ANAK NASIONAL, BUPATI ASEP JAPAR LANTIK FORUM ANAK DAERAH KABUPATEN SUKABUMI PERIODE 2026–2028

14 September 2026 - 19:46 WIB

Trending di Nasioal