Karangtarunanews.com – SUKABUMI, Aktivitas belanja di Pasar Parungkuda, Kabupaten Sukabumi, pada H-1 Lebaran masih terbilang ramai, meskipun volume pembelian menurun dibandingkan hari sebelumnya.
Menurut petugas pencatat harga sembako di pasar tersebut, Enjang Krismon, puncak kepadatan pembeli terjadi pada H-2 Lebaran (Kamis), karena banyak warga mengira hari itu adalah kesempatan terakhir untuk berbelanja kebutuhan Idulfitri. “Lumayan ramai, tapi tidak sebanyak kemarin. Kemarin lebih padat karena warga mengira itu hari terakhir belanja sebelum Lebaran,” ujarnya.
Daging sapi dan ayam menjadi komoditas paling dicari masyarakat. Untuk daging ayam, stok menurun sehingga harga tetap tinggi di kisaran Rp60 ribu per kilogram.
Sementara itu, harga daging sapi yang sempat melonjak tajam hingga Rp180 ribu bahkan Rp200 ribu per kilogram pada H-2 Lebaran, kini kembali normal di angka Rp160 ribu per kilogram. Lonjakan harga sebelumnya dipicu oleh kepanikan pembeli dan keterbatasan stok sesaat akibat permintaan yang sangat tinggi.
“Sekarang sudah normal lagi. Karena pada malam sebelumnya telah dilakukan proses pemotongan sapi sehingga stok di pasar bertambah dan harga kembali stabil,” jelas Enjang.
RED/REY













