Karangtarunanews.com – Sukabumi, Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Sukabumi mulai menyusun program prioritas infrastruktur tahun anggaran 2026 dengan pendekatan lebih terukur dan berbasis kebutuhan lapangan. Penyusunan dilakukan setelah evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan kegiatan tahun sebelumnya.
Penanganan infrastruktur rusak akibat bencana alam sepanjang 2025 menjadi sorotan utama, terutama di wilayah terdampak banjir dan longsor.
Kepala Dinas PU Kabupaten Sukabumi, Uus Firdaus, mengatakan pihaknya tengah menyinkronkan rencana kerja fisik dengan kondisi faktual di lapangan. Tahun 2026, perencanaan difokuskan pada pemetaan kerusakan berdasarkan tingkat risiko dan urgensi layanan publik.
Sejumlah ruas jalan strategis penghubung antarwilayah serta sistem drainase mengalami kerusakan signifikan. Menurut Uus, penanganan tidak hanya melihat tingkat kerusakan fisik, tetapi juga dampaknya terhadap mobilitas warga dan aktivitas ekonomi.
Dengan keterbatasan anggaran, Dinas PU menyusun skala prioritas melalui analisis tingkat kerusakan, jumlah warga terdampak, fungsi strategis infrastruktur, serta potensi risiko berulang jika tidak segera ditangani.
Selain rehabilitasi jalan dan perbaikan drainase, program 2026 juga diarahkan pada penguatan struktur infrastruktur agar lebih tahan terhadap bencana hidrometeorologi. Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang membangun ketahanan wilayah.
Dinas PU optimistis, melalui perencanaan berbasis evaluasi dan kondisi riil, konektivitas antarwilayah dapat pulih bertahap serta infrastruktur semakin adaptif menghadapi cuaca ekstrem di masa mendatang.
Tim.













