Menu

Mode Gelap

Desa · 6 Feb 2026 21:53 WIB ·

Ikan Layur Jadi Simbol Identitas, Kelurahan Palabuhanratu Punya Tugu Baru


 Ikan Layur Jadi Simbol Identitas, Kelurahan Palabuhanratu Punya Tugu Baru Perbesar

Karangtarunanews.comSUKABUMI, Kelurahan Palabuhanratu, Kecamatan Palabuhanratu kini memiliki sebuah penanda kebanggaan baru. Sebuah tugu berbentuk ikan layur berdiri kokoh di kawasan kantor kelurahan, menjadi batas wilayah sekaligus ikon yang merepresentasikan jati diri masyarakat pesisir.

Tugu tersebut bukan sekadar bangunan fisik. Ia lahir dari tangan dan rasa cinta seorang warga Palabuhanratu, yang menuangkan identitas daerahnya ke dalam wujud ikan layur. Ikan khas yang sejak puluhan tahun lalu menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan masyarakat nelayan setempat.

Lurah Palabuhanratu, Yadi Supriadi, menjelaskan bahwa gagasan pembangunan tugu itu berangkat dari realitas keseharian masyarakat. Ikan layur bukan hanya hasil laut, melainkan simbol ketekunan dan keberlangsungan hidup warga Palabuhanratu.

“Tidak ada maksud lain dalam pembangunan tugu ini. Ikan layur adalah salah satu komoditas yang paling sering didapatkan nelayan di sini. Bahkan masyarakat yang sekadar memancing pun lebih sering mendapatkan ikan layur dibanding jenis ikan lainnya,” ujarnya.Jumat 6 Februari 2026

Lebih dari sekadar ikon, tugu ikan layur menjadi wujud kecintaan terhadap kampung halaman. Sebagai putra asli Palabuhanratu, Yadi mengaku ingin meninggalkan jejak yang bermakna selama masa kepemimpinannya.

“Kami ingin ada kenangan dari masa kepemimpinan saya. Sesuatu yang sederhana, tetapi memiliki makna dan bisa dikenang oleh masyarakat Palabuhanratu,” tuturnya.

Saat ini, pembangunan tugu ikan layur telah mencapai sekitar 95 persen. Meski di tengah masyarakat selalu ada beragam pandangan, Yadi menyebut sambutan warga secara umum sangat positif. Banyak yang menilai tugu tersebut benar-benar mencerminkan ciri khas Palabuhanratu sebagai wilayah pesisir dengan potensi ikan layur yang melimpah.

“Penilaian masyarakat tentu beragam, tetapi sebagian besar menilai positif. Karena memang ikan layur adalah identitas Palabuhanratu yang sesungguhnya,” katanya.

Melalui ikon tersebut, Yadi berharap tumbuh semangat baru dalam menata wilayah. Ia ingin tugu ikan layur tidak hanya menjadi simbol visual, tetapi juga memberi inspirasi bagi para pemangku kebijakan di tingkat desa dan kelurahan.

“Kantor adalah rumah kedua. Harus dibuat nyaman, rapi, dan tertata. Dari situlah semangat membangun wilayah bisa tumbuh,” pungkasnya.

RED/TIM

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 16 kali

Baca Lainnya

Milangkala Kabupaten Sukabumi NU ka- 156

7 September 2026 - 00:34 WIB

Disdagin: Daging dan Telur Ayam di Kabupaten Sukabumi Turun Harga Per Awal September 2026

2 September 2026 - 18:53 WIB

Disdagin Kab. Sukabumi Sampaikan Selamat Hari Palang Merah Indonesia 2026

2 September 2026 - 18:38 WIB

Disdukcapil Kabupaten Sukabumi dan Desa Benda Kolaborasi Gelar Jemput Bola Adminduk, Kado Kemerdekaan untuk Warga

1 September 2026 - 19:14 WIB

Disdukcapil Sukabumi Jemput Bola KTP-el bagi Penyandang Disabilitas dan Pasien di RSUD Jampangkulon

1 September 2026 - 19:06 WIB

Pasar Rakyat HJKS ke-156 Jadi Momentum Disdagin Sukabumi Dorong UMKM Naik Kelas

30 Agustus 2026 - 18:39 WIB

Trending di Disdagin