Menu

Mode Gelap

Jawa Barat · 8 Mar 2025 05:37 WIB ·

Gubernur Jabar dan Bupati Sukabumi Pimpin Aksi Bersih-bersih Sungai Cipalabuan


 Gubernur Jabar dan Bupati Sukabumi Pimpin Aksi Bersih-bersih Sungai Cipalabuan Perbesar

karangtarunanews.comSUKABUMI, Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi didampingi Bupati Sukabumi, H Asep Japar membersihkan sampah yang menumpuk di aliran sungai Cipalabuan pasca banjir bandang pada Kamis malam (6/3/2025) lalu. Pembersihan berlangsung di Tempat Pelelangan Ikan Palabuhanratu, Kelurahan/Kecamatan Palabuhanratu, Sabtu, (8/3/2025).

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi mengatakan, kehadirannya di Palabuhanratu bukan sekadar untuk memantau titik bencana, melainkan untuk membantu aparat terkait termasuk meringankan beban masyarakat.

“Ini bukan mantau, ini bantu Pak Kapolres, bantu Dandim, bantu Pak Bupati, ringankan beban yang ada di sini. Beban bencana itu beban semua,” ungkapnya.

Menurutnya, ada beberapa faktor utama yang menyebabkan permasalahan, diantaranya pendangkalan sungai, jembatan yang dibangun secara lurus akan diubah menjadi melengkung agar aliran air lebih lancar, kesadaran masyarakat, serta kerusakan hutan akibat penebangan liar.

“Ini gila semua. Banyak sampah dari rumah tangga seperti kasur, bantal, guling, seprai, bahkan pakaian dalam,” cetusnya.

Sebagai solusi jangka panjang, Gubernur mengusulkan revolusi dalam penataan pemukiman di sekitar sungai. Ia berencana merelokasi rumah-rumah yang berada di bantaran sungai atau mengubah desainnya menjadi rumah panggung sebagaimana yang telah diterapkan di Karawang dan Kabupaten Bogor.

“Saya akan bongkar semua rumah yang ada di jalur sungai dan geser ke tempat yang lebih aman. Jika tetap ingin tinggal di dekat sungai, maka rumahnya harus berdesain panggung. Jika tidak, saya tidak akan memberikan bantuan,” tegasnya.

Selain itu, pemerintah akan melakukan relokasi terhadap wilayah sempadan sungai dan menertibkannya bersama PSDA dan BBWS, dengan pendampingan dari Brimob untuk memastikan proses berjalan lancar.

“Langkah ini diharapkan dapat mencegah bencana serupa terjadi setiap tahunnya,” ujarnya.

Menanggapi jalur longsoran di Simpenan, Ia meminta seluruh pihak untuk menghentikan aktivitas penebangan pohon, penambangan, serta alih fungsi lahan yang tidak terkendali.

“Kita nggak bisa beresin ini kalau hulunya nggak beres. Hulunya dulu, otaknya jangan cuma mikirin duit terus,” timpalnya.

Sementara itu, Bupati Sukabumi, H. Asep Japar, mengapresiasi langkah cepat Gubernur Jawa Barat dalam menangani dampak banjir.

“Langkah nyata Gubernur ini luar biasa. Sodetan-sodetan yang muncul di saluran air itu menyebabkan banjir, sehingga harus segera ditangani,” ujarnya.

H. Asjap menambahkan bahwa Sungai Cipalabuan merupakan kewenangan Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Provinsi. Dalam waktu dekat akan dilakukan pengerukan dengan bantuan alat berat dari pemerintah provinsi.

“Rencana relokasi warga atau perubahan desain rumah menjadi rumah panggung akan segera dikaji dan direalisasikan demi mencegah bencana kedepannya,” pungkasnya.

RED/TIM

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 32 kali

Baca Lainnya

DPU dan P2BK Bergerak Cepat, Pulihkan Akses Jalan Tertutup Longsor di Purabaya

7 April 2026 - 19:32 WIB

DPU Sukabumi Percepat Pemulihan Akses Jalan Terdampak Longsor di Wilayah Selatan

7 April 2026 - 02:57 WIB

Pembersihan Longsor Dikebut, Akses Jalan Purabaya-Jampang Tengah Mulai Dibuka

7 April 2026 - 02:49 WIB

Gelar Halal Bihalal, Dinas PU Sukabumi Tekankan Komitmen Pembangunan Infrastruktur

6 April 2026 - 19:40 WIB

PENGUATAN BIROKRASI, DISDAGIN KABUPATEN SUKABUMI SIAP DORONG KINERJA PERDAGANGAN DAN INDUSTRI DAERAH

2 April 2026 - 18:19 WIB

Bupati Sukabumi Minta Dinas PU Lebih Responsif Hadapi Keluhan Infrastruktur

2 April 2026 - 03:02 WIB

Trending di DPU KABUPATEN SUKABUMI